Belajar Cuaca Hingga Nyanyi Lagu Gempa, Begini Hebohnya Anak TK IT Wahdah Islamiyah 'Sidak' BMKG
25 May 2026, 08:30 WITA
Admin SNB
STASIUN METEOROLOGI Sangia NiBandera dipenuhi keceriaan saat menyambut kunjungan edukatif dari puluhan anak-anak TK IT Wahdah Islamiyah Pomalaa. Mengawali petualangan sains mereka, anak-anak langsung diajak memasuki area taman alat untuk melihat dari dekat perangkat pengamatan meteorologi. Dengan mata berbinar penuh rasa ingin tahu, mereka mendengarkan penjelasan petugas tentang cara kerja alat pengukur curah hujan, arah angin, hingga suhu udara yang dikemas lewat cerita-cerita menarik. Celetukan polos khas anak-anak pun berkali-kali terdengar saat mereka mencoba menebak bentuk-bentuk alat yang unik, membuat suasana belajar sains di alam terbuka ini terasa begitu hidup.
Setelah puas menjelajahi taman alat, keseruan berlanjut ke sesi edukasi keselamatan. Suasana mendadak menjadi sangat riuh dan penuh semangat ketika para petugas BMKG mengajak anak-anak menyanyikan "Lagu Gempa" sebagai media edukasi mitigasi bencana. Sambil menggerakkan badan mengikuti irama lagu dengan sangat antusias, para anak ini dengan cepat menghafal langkah-langkah penyelamatkan diri yang aman, seperti cara melindungi kepala dan mencari tempat berlindung jika sewaktu-waktu terjadi gempa.
Setelah puas menjelajahi taman alat, keseruan berlanjut ke sesi edukasi keselamatan. Suasana mendadak menjadi sangat riuh dan penuh semangat ketika para petugas BMKG mengajak anak-anak menyanyikan "Lagu Gempa" sebagai media edukasi mitigasi bencana. Sambil menggerakkan badan mengikuti irama lagu dengan sangat antusias, para anak ini dengan cepat menghafal langkah-langkah penyelamatkan diri yang aman, seperti cara melindungi kepala dan mencari tempat berlindung jika sewaktu-waktu terjadi gempa.
Petualangan seru hari itu pun ditutup dengan sesi makan bersama yang telah dinantikan untuk mengisi kembali energi mereka. Sambil menikmati bekal masing-masing, anak-anak tampak asyik saling bercerita tentang pengalaman baru yang mereka dapatkan. Sebelum bersiap untuk perjalanan pulang ke Pomalaa, seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama di depan kantor stasiun meteorologi, mengabadikan senyum ceria dan kenangan indah para "meteorolog masa depan" ini.